MENGENAL PEMERIKSAAN LABORATORIUM DAN KEGUNAANNYA (Oleh : Yusep Iswanto, S. Tr Kes )

0
268

PemeriksaanLaboratorium merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk menunjang diagnosis suatu penyakit tertentu.Pada umumnya diagnosis penyakit dibuat berdasarkan gejala penyakit,dan gejala ini mengarahkan dokter pada kemungkinan penyakit tertentu. Hasil pemeriksaan laboratorium dapat menunjang atau menyingkirkankemungkinan penyakit.Diagnosis penyakit kadang tidak mudah, terutama pada permulaan penyakit, gejala klinis penyebabnya masih berupa kemungkinan, meski dokter biasanya dapat menetapkan kemungkinan yang paling tinggi. Karena itu, padatahap permulaan dokter tidak selalu dapat menentukan diagnosis penyakit.Diperlukan data-data tambahan dari pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan penunjang lain.

Mengapa pemeriksaan laboratorium menjadi penting ?Hal ini disebabkan karena tes diagnostik dianggap telah memainkan peran penting dalam berbagai aspek kesehatan dan memandu kurang lebih 70 persen dari keputusan-keputusan klinis yang penting.

Pemeriksaanlaboratorium memiliki fungsi dan manfaat sebagai berikut:

  1. Skrining atau uji saring adanya penyakit subklinis, dengan tujuan menentukanresiko terhadap suatu penyakit dan mendeteksi dini penyakit terutama bagiindividu beresiko tinggi (walaupun tidak ada gejala atau keluhan).
  2. Konfirmasi pasti diagnosis, yaitu untuk memastikan penyakit yang dideritaseseorang, berkaitan dengan penanganan yang akan diberikan dokter serta berkaitan erat dengan komplikasi yang mungkin saja dapat terjadi.
  3. Menemukan kemungkinan diagnostik yang dapat menyamarkan gejala klinis.
  4. Menyediakan informasi prognosis atau perjalanan penyakit, yaitu untukmemprediksi perjalanan penyakit dan berkaitan dengan terapi dan pengelolaan pasien selanjutnya. Contohnya pada pasien demam berdarah, itu harus diperiksa darah rutin terutama trombositnya setiap harinya untuk memantau sudah sampai dimana perjalanan penyakit tersebut. Jadi dengan adanya hasil pemeriksaan laboratorium ini dapat mempermudah dokter, perawat maupun tenaga medis lainnya dalam memberikan perawatan yang tepat kepada pasien.
  5. Memantau perkembangan penyakit dan memantau efektivitas terapi yang dilakukan agar dapatmeminimalkan komplikasi yang dapat terjadi. Pemantauan ini sebaiknyadilakukan secara berkala.
  6. Mengetahui ada tidaknya kelainan atau penyakit yang banyak dijumpai dan potensial membahayakan.
  7. Memberi ketenangan baik pada pasien maupun klinisi karena tidak didapati penyakit.

Sekarang kita masuk ke jenis – jenis pemeriksaan laboratorium. Jenis pemeriksaan laboratorium ada banyak, diantaranya :

  1. Hematologi, meliputi pemeriksaan darah rutin dan lengkap. Pemeriksaan ini untuk mengatahui kadar hemoglobin, trombosit, sel darah merah ( eritrosit ), sel darah putih ( lekosit) dan trombosit.
  2. Kimia klinik, meliputi pemeriksaan ureum, creatinin, sgot sgpt, glukosa , bilirubin dan masih banyak lagi. Pemeriksaan ini menggunakan serum darah yang dihasilkan dari darah yang diputar.
  3. Imunologi dan serologi. Pemeriksaan imunologi darah ini bertujuan untuk mendeteksi awal adanya infeksi virus, mempekirakan status imun dan juga menguji antibodi pada diri seseorang yang akan diperiksa terkait dengan penyakit yang sedang dialami. Diantaranya HbsAg, IgG dan IgM.
  4. Mikrobiologi, meliputi pemeriksaan urin, feses, serta secret dan kerokan kulit.
  5. Patologi. Yaitu jenis pemeriksaan bedah menguji organ, ekstremitas, tumor, janin, dan jaringan lain yang dibiopsi pada bedah seperti masektomi payudara.

Dari jenis pemeriksaan diatas, terdapat beberapa panel pemeriksaan laboratorium, dimana terdapat beberapa jenis pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk membantu diagnosis penyakit.

  1. Panel Demam

Hal ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui adanya penyakit infeksi yang dapat menimbulkan demam seperti halnya infeksi saluran nafas (Bronchitis, TBC), Infeksi Saluran kemih, Demam Typhoid, Demam Berdarah, Malaria dan lain-lain. Untuk tujuan pengobatan dan mengetahui perjalanan penyakit dapat dilakukan dengan kultur (biakan kuman dan juga dengan tes kepekaan kuman terhadap antibiotic. Jenis pemeriksaan yang dilakukan adalah:
Hematologi Rutin, Urin Rutin, Malaria (Sediaan apus darah tepi), Widal, Anti Dengue IgG, IgM, SGOT, SGPT.

  • Panel gangguan fungsi hati dan petanda hepatitis
    Manfaat dan kegunaan pemeriksaan fungsi hati dan penyakit hepatitis ini adalah untuk mengetahui gangguan fungsi hati dan radang atau infeksi hati.Pemeriksaan Gangguan Funsi Hati meliputi:SGOT, SGPT, Gamma GT, Alkali Fosfatase,Total Protein dan fraksinya, Bilirubin Total.

Pemeriksaan Petanda Hepatitis terdiri dari :

gM anti HAV

HBsAg.

Anti HCV.

Pemeriksaan uji saring vaksinasi hepatitis B adalah berupa pemeriksaan : HbsAg, Anti Hbs dan anti Hbc.

  • Panel gangguan fungsi ginjal

Tujuan dan kegunaan pemeriksaan fungsi ginjal adalah dalam rangka mengetahui adanya gangguan pada fungsi ginjal seseorang.
Jenis Pemeriksaan Fungsi Ginjal antara lain adalah sebagai berikut :Urin Rutin,Ureum, Kreatinin, Asam Urat.

Elektrolit yang terdiri dari : Natrium (Na), Kalium (K), Clorida (Cl), Kalsium.

Fosfat Anorganik (Pada umumnya diperiksa bagi usia> 40 tahun).

  • Panel Uji saring anemia
    Kegunaan manfaat pemeriksaan laboratorium ini adalah untuk mengetahui adanya anemiadan juga mengetahui penyebab anemia.Jenis Pemeriksaan yang dilakukan antara lain adalah sebagai berikut :Analyzer Hematologi (HB,Ht,Leukosit,Hitung jenis lekosit,Indeks eritrosit.

Gambaran darah tepi, retikulosit.

Fe Serum, Fenritin, TIBC.

  • Panel gangguan metabolisme gula (diabetes mellitus).
    Pemeriksaan untuk diagnosa DM dan juga untuk follow up penyakit kencing manis adalah dengan pemeriksaan gula darah dan urin puasa gula darah dan urin 2 jam pp.
    Pemeriksaan Laboratorium Pengelolaan Penyakit DM adalah dengan melakukan pemeriksaan lab gula darah puasa dan 2 jam PP, HbA1c (dilakukan setiap 3 bulan), urin rutin, benda keton, ureum, kreatinin, asam urat, Mikroalbumin, Kolesterol total, HDL Kolesterol, LDL Kolesterol, Trigliserida.

Itulah berbagai jenis pemeriksaan laboratorium yang dan masih ada banyak lagi. Kesemua pemeriksaan tersebut sudah dapat dilakukan di Instalasi Laboratorium RS Pku Muhammadiyah Wonosobo dengan peralatan yang mutakhir dan didukung sumber daya yang kompeten.

Kita sudah mengetahui banyak manfaat dan jenis dari pemeriksaan laboratorium. Bahkan salah satu program GERMAS yaitu melakukan cek kesehatan secara berkala, yang didalamnya termasuk pemeriksaan laboratorium. Karena saat ini jenis penyakit di Indonesia lebih mengarah kepada penyakit tidak menular. Data Kemenkes mengungkap bahwa prevalensi penyakit tidak menular melonjak naik menjadi lebih dari 34 % di Indonesia pada tahun 2013-2018. Contohnya diabetes mellitus, penyakit jantung coroner, hipertensi, stroke, dll. Nah salah satu cara meminimalisir ataupun mengendalikannya yaitu dengan melakukan pemeriksaan laboratorium secara berkala. Terutama pada orang yang memiliki kemungkinan tinggi terserang penyakit- tersebut.

Bagaimana dengan orang yang belum pernah melakukan pemeriksaan laboratorium ?jadi tidak tahu sebenarnya saya itu apakah sehat atau punya potensi kolester tinggi, gula tinggi. RS PKU Muhammadiyah Wonosobo sekarang menyediakan layanan tersebut. Baru saja dibuka Klinik Medical Check Up (MCU ) dan Vaksinasi Internasional. Klinik ini baru saja dilaunching hari Sabtu kemarin tanggal 25 Januari 2019. Klinik ini menyediakan berbagai jenis pemeriksaan laboratorium rutin yang tersedia dalam paket- paket lengkap dan vaksin bagi jamaah umroh, haji, personal dan bagi mereka yang hendak bepergian ke daerah tertentu. Jadi bagi bapak ibu yang ingin mengetahui kondisis tubuhnya dapat langsung datang ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. Jangan sampai menunggu sakit baru periksa ke dokter. Karena lebih baik mencegah daripada mengobati. Ketika kita mengetahui kondisi tubuh kita lewat hasil pemeriksaan laboratorium, maka kita dapat menerapkan pola hidup yang sesuai dan sehat  bagi kita agar tidak terserang penyakit.

PERTANYAAN

  1. Apakah ada persiapan tertentu ketika kita akan melakukan pemeriksaan laboratorium ?

Ada beberapa jenis pemeriksaan yang memerlukan persiapan yaitu puasa selama minimal 8 – 12 jam, khususnya untuk pemeriksaan gula darah, kolesterol, trigliserida, HDL LDL, dan asam urat. Karena dengan puasa maka kita akan mengetahui kondisi sebenarnya tubuh kita tanpa terpengaruh faktor dari luar seperti makanan dan minuman. Selain pemeriksaan yang saya sebutkan tadi tidak memerlukan persiapan khusus.

  • Sekarang ini marak peralatan medis yang dijual bebas seperti alat cek gula, kolesterol sederhana. Apakah kemudian masyarakat dapat mengecek sendiri kadar gula dengan membeli alat tersebut ?

Memang benar kita dapat membeli alat tersebut secara bebas, harganya sekitar 300ribu atau lebih tergantung merk dan kita dapat menggunakan sendiri untuk orang- orang yang sudah memiliki penyakit seperti DM atau kolesterol tinggi. Mudah memang, tetapi hal tersebut tidak saya sarankan. Mengapa ?Kita tinggal membaca dan mengikuti petunjuk maka keluarlah hasil. Tapi apakah kita yakin bahwa hasil tersebut benar? Bagaimana kita tahu alat yang kita gunakan masih berfungsi dengan baik atau tidak ?. Apakah strip reagen yang kita pakai masih baik, belum kadaluwarsa ? Walaupun terlihat sederhana, alat tersebut memerlukan perawatan, maintenance dan kalibrasi yang hal ini dilakukan oleh pihak tertentu dan tenaga laboratorium. Inilah pentingnya tenaga medis, lebih baik kita memeriksakan ke laboratorium yang sudah pasti menjalankan protokol perawatan alat. Dan kita juga perlu berkonsultasi dengan dokter. Karena hanya angka yang keluar dari alat tersebut, maka tugas dokter lah menjelaskan bagaimana hasil angka yang keluar tersebut.

  • Tadi disebutkan bahwa baru dibuka Klinik MCU dan vaksinasi internasional di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. Apakah ada promo khusus ?

Ya, dalam rangka memperingati HAri Gizi Nasional, ada promo paket MCU Spesial Hari Gizi sebesar 5 – 20 %. Ada Paket Diabetes 1, Paket Diabetes 2, Paket Ginjal, Paket Kolesterol 1, Paket Kolesterol 2, Paket Liver dan Paket Hepatitis. Untuk semua paket ini juga termasuk konsultasi dengan dokter umum. Paket ini berlaku tanggal 27 Januari sampai dengan 8 februari 2020.

Hasil gambar untuk grafik perjalanan penyakit demam berdarah

Disampaikan pada

Acara Talk Show di Radio Purnamasidi Wonosobo

Rabu / 29 Januari 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here